CARA ALAMI UNTUK PUNYA ANAK
Cara alami untuk punya anak? Temukan jawabannya disini.
Ingin segera menimang momongan ? Lakukan hubungan intim saat masa subur.
Masalahnya adalah bagaimana kita bisa mengetahui masa subur tersebut agar tidak meleset, sehingga bisa terjadi konsepsi (pembuahan)?
Masa subur bisa diketahui dengan menghitung dari periode menstruasi, perubahan lendir, dan perubahan suhu tubuh basal.
I. Melacak masa subur bisa dilakukan melalui hitungan siklus haid/menstruasi. Masa subur akan amat mudah terlacak jika haid kita selalu teratur setiap bulannya. Siklus yang normal, berjalan antara 28-30 hari. Ada pula ahli yang berpendapat, antara 22-35 hari.
Penelitian menunjukkan bahwa masa subur adalah 11-16 hari SEBELUM awal haid berikutnya (BUKAN pengertian selama ini; yaitu hari ke-14 +/- 3 hari SESUDAH awal haid).
Misalnya ibu Z siklus haidnya 30 hari, maka 30 hari dikurangi 11-16 hari
30 hari – 11 hari = 19 hari
30 hari – 16 hari = 14 hari
Artinya masa subur ibu Z berlangsung antara hari ke-14 sampai dengan hari ke-19
Jadi jika misalnya ibu Z awal haidnya jatuh pada setiap tanggal 1 Januari, maka masa suburnya adalah pada tanggal 14-19 Januari.
-
Sehingga jika ingin segera mendapat momongan lakukan hubungan intim sebanyak-banyaknya dihari-hari masa subur
II. Melacak masa subur dengan mengamati perubahan lendir servix dapat kita lakukan sendiri dengan cara lendir dari mulut rahim diperiksa setiap hari. Pada masa subur terjadi perubahan yang bersifat spinbarkeit. Lendir lentur, tidak terputus jika dipegang, dan lengket seperti agar-agar.
-
Sehingga jika ingin segera memiliki momongan pada seorang ibu dengan siklus haid 30 hari, lakukan hubungan intim pada hari ke 14-19 disaat vagina terasa basah dan lentur
III. Melacak masa subur dengan mengamati perubahan basal tubuh pun dapat dilakukan sendiri, yaitu dengan cara lakukan pengukuran suhu badan pada pagi hari setelah bangun tidur dan sebelum melakukan aktivitas apa pun, seperti turun dari tempat tidur, ke kamar mandi, makan, atau minum. Kerjakan setiap hari pada jam yang sama selama tiga bulan.
Gunakan termometer yang dimasukkan ke dalam mulut atau dubur (bukan yang dijepit di ketiak).
Letakkan termometer di bawah lidah selama 5-6 menit. Tutup mulut selama pengukuran berlangsung.
Catatlah perubahan suhu yang terjadi setiap hari. Jangan lupa untuk menghubungkan catatan hari ini dengan hari-hari berikutnya, sehingga membentuk kurva.
Pada saat ovulasi, akan terlihat, mula-mula grafik turun sedikit dari perhitungan hari sebelumnya. Kemudian akan naik dengan beda paling sedikit dua derajat celcius. Kalau sudah naik, kurva akan tetap di atas, tidak akan turun lagi.
Suhu normal tubuh biasanya 35,5 – 36 derajat Celcius. Pada waktu ovulasi suhu akan turun dulu dan naik bisa mencapai 37-38 derajat dan tidak akan kembali pada suhu 35 derajat. Pada waktu perubahan itulah terjadi masa subur. Kondisi kenaikan suhu tubuh ini akan terus terjadi sekitar 3-4 hari.
Kemudian akan turun kembali sekitar 2 derajat karena produksi progesteron menurun, sehingga suhu tubuh pun turun. Dan akhirnya kembali pada suhu tubuh normal, seperti sebelum menstruasi terjadi.
Bila pada grafik (hasil catatan suhu tubuh) tidak terjadi kenaikan suhu tubuh, bisa berarti tidak terjadi masa subur karena tidak adanya korpus leteum yang akan memproduksi progesteron. Ini juga berarti tidak akan terjadi kenaikan suhu tubuh.
Sebaliknya, jika kenaikan suhu tubuh terus berlangsung setelah masa subur, pertanda dimulainya kehamilan. Karena jika sel telur berhasil dibuahi, berarti korpus leteum akan terus memproduksi hormon progesteron. Dengan demikian, suhu tubuh pun tetap tinggi.
Syarat menentukan masa subur dengan pengukuran suhu tubuh adalah dalam 3 bulan, suhu tubuh tidak dalam keadaan demam, tidak tidur di dekat lampu yang sangat panas, atau dengan AC yang sangat dingin.
Nah kesimpulannya, jika ingin memiliki momongan lakukan hubungan intim pada masa subur yang dihitung berdasarkan siklus haid, pada kondisi vagina basah dan lentur disertai kenaikan suhu tubuh
Terimakasih sudah membaca artikel cara alami untuk punya anak ini.